Ternyata Karena Ini Rugi Waskita Naik 73% Jadi Rp 1,9 T

WESKITA

Emiten BUMN yang bergerak di sektor konstruksi, Waskita Karya (WSKT), mengumumkan kenaikan rugi bersih sepanjang tahun lalu. Capaian ini terjadi meski secara top line perusahaan malah mencatatkan perbaikan kinerja.

Rugi bersih Waskita melonjak 73% menjadi Rp 1,90 triliun pada 2022, dari semula Rp 1,10 triliun setahun sebelumnya.

Sementara itu pendapatan perusahaan tercatat mengalami kenaikan 25% menjadi Rp 15,30 triliun dari semula hanya Rp 12,22 triliun pada tahun 2021.

Sejumlah hal yang menjadi biang kerok membengkaknya rugi bersih perusahaan termasuk tingginya beban pokok pendapatan hingga melonjaknya beban umum administrasi.

Beban pokok pendapatan Waskita tercatat naik 35% atau lebih cepat dari pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 13,85 triliun. Secara proporsi, beban pokok pendapatan Waskita tahun lalu 90,53% pendapatan dibandingkan dengan tahun 2021 yang hanya 84,47% pendapatan.

Beban umum dan administrasi perusahaan tercatat naik 18,58% menjadi Rp 2,41 triliun dari semula hanya Rp 2,03 triliun. Komponen terbesar dalam beban tersebut adalah gaji pegawai yang naik 3,59% menjadi Rp 664 miliar. Waskita dalam laporan keuangan menyebut jumlah pegawai pada akhir Desember 2022 naik 24% menjadi 2.857 karyawan dari periode yang sama setahun sebelumnya.

Per akhir Desember 2022, aset Waskita tercatat turun 5,18% menjadi 98,23 triliun. Mayoritas berupa aset tidak lancar senilai Rp 64,40 triliun dan hanya Rp 33,43 termasuk sebagai aset lancar.

Liabilitas perusahaan juga berkurang menjadi 83,99 triliun dari semula Rp 88,14 triliun. Liabilitas jangka pendek turun menjadi Rp 21,45 triliun, salah satunya dibantu oleh upaya restrukturisasi yang dilakukan perusahaan. Ekuitas perusahaan turun menjadi Rp 14,24 triliun dari semula Rp 15,46 triliun akhir 2021.

Pada perdagangan sesi pertama Senin (10/4), saham WSKT melemah 3,85% ke Rp 200/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 5,76 triliun. Saham BUMN karya ini sebelumnya telah berulang kali mengalami ARB dan sejak awal ttahun telah ambles 44%.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*