Saham Tunas Ridean Ditendang Dari Bursa, Kenapa?

Pengunjung melintas dan mengamati pergerakan layar elektronik di di Jakarta, Selasa (2/1/2018).

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghapus pencatatan (delisting) saham emiten di bidang distributor otomotif PT Tunas Ridean Tbk. (TURI). Pernyataan delisting tersebut berlaku efektif pada Kamis, 6 April 2023.

Dengan dicabutnya status perseroan sebagai perusahaan tercatat (delisting), artinya, TURI tidak lagi memiliki kewajiban sebagai perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Manajemen TURI sebelumnya telah memberitahukan rencana delisting kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 25 Mei 2022. Kemudian, pada 27 Mei 2022, BEI menyetop perdagangan saham TURI terkait langkah go private tersebut.

Perseroan pun juga telah menggelar pembelian kembali atau buyback saham sebanyak 418,63 juta saham dengan harga penawaran Rp1.700 per saham pada periode 1 Agustus hingga berakhir pada 12 Oktober 2022. Dengan demikian TURI telah mendapatkan dana segar mencapai Rp 712,15 miliar.

Hingga 28 Februari 2023, dua pemegang saham terbesar TURI masih diduduki oleh Jardine Cycle & Carriage Ltd dan PT Tunas Andalan Pratama, masing-masing sebesar 46,24%. Sementara itu, sisa saham publik mencapai 1,35 juta saham, atau setara 0,02%.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*