Tok! Ini Merek Motor Listrik yang Dapat Subsidi Rp 7 Juta

Ilustrasi motor listrik Selis dan Gesits.

Kementerian Perindustrian telah mendata jumlah perusahaan motor listrik yang bisa mendapatkan bantuan subsidi pemerintah melalui program Bantuan Pemerintah dan Insentif Fiskal untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Nilai bantuan subsidi yang diberikan sebesar Rp 7 juta per unit motor baru.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Tafiek Bawazier mengungkapkan ada 8 perusahaan dengan 13 model motor listrik yang bisa mendapatkan bantuan subsidi ini. Seluruh perusahaan tersebut sudah memenuhi syarat dari pemerintah yaitu produknya memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 40%.

“Jumlah perusahaan KBLBB roda dua per TKDN 40% hari ini 8 perusahaan untuk 13 model. Teman-teman manufaktur udah bisa akses,” ungkap Taufiek di Kantor Menko Marves Jakarta, Senin (20/3/2023).

Berikut merek motor yang mendapatkan subsidi Rp 7 juta per unitnya:

1. PT Wika Industri Manufaktur dengan produknya Gesits G1 A/T dengan nilai TKDN 46,73%
2. PT Terang Dunia Internusa dengan produknya United T1800 A/T (TKDN 56,89%), United TX3000 A/T (TKDN 57,19%) dan United TC1800 A/T (TTKDN 57,02%)
3. PT Smoot Motor Indonesia dengan produknya Smoot Elektrik Tempur (TKDN 47,61%) dan Smoot Elektrik Zuzu (TKDN 47,88%)
4. PT Volta Indonesia Semesta dengan produknya Volta 401 (TKDN 47,36%)
5. PT Juara Bike dengan produknya Selis E-Max (TKDN 53,69%) dan Selis Agats (TKDN 53,37%)
6. PT Triangle Motorindo dengan produknya Viar New Q1 (TKDN 50,26%)
7. PT Artas Rakata Indonesia dengan produknya RAKATA X5 (TKDN 54,17% dan RAKATA S9 (TKDN 55,78%)
8. PT Hartono Istana Teknologi dengan produknya Polytron PEV 30M1 A/T (TKDN 45,31%)

 

 

 

Mau Mudik? BRI Citilink Online Travel Fair Ada Promo Oke Nih

BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Citilink, Tiket.com, dan Traveloka mengadakan BRI Citilink Online Travel Fair yang berlangsung pada 20-26 Maret 2023.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan acara ini diadakan dengan tujuan menyiapkan transportasi untuk menyambut mudik Lebaran.

“Kolaborasi ini, selain kolaborasi BUMN juga merupakan sinergi sebagai awal dalam menyambut Ramadan dan Lebaran yang sudah ditunggu-tunggu,” jelas Handayani dalam Konferensi Pers, Senin (20/3/2023).

Handayani memastikan acara ini memiliki banyak manfaat ditambah dengan promo yang menarik. Menurutnya, tersedia 420 ribu tiket dengan tujuan domestik dan internasional, yang bisa dipesan memalui berbagai platform yang sudah dikerjasamakan.

Selain itu ia memastikan, pemesan ini bisa sangat mudah, apalagi semenjak pandemi penetrasi internet sangatlah tinggi. Selain itu, BRI juga akan memberikan beragam promo menarik bagi nasabah seperti, diskon hingga 80%, tambahan diskon Rp 1,5 juta, dan bagi pemilik kartu kredit BRI bisa mendapatkan cicilan dengan bunga 0% hingga 24 bulan.

“Berbagai promo ini kami berikan pada nasabah setia dan kekuarga yang sudah menunggu-nunggu, baik untuk mudik maupun yang sudah merencanakan liburan ataupun traveling,” jelas Handayani.

Sementara itu, Direktur Niaga dan Kargo Citilink Ichwan F Agus berharap kerja sama ini bisa terus berlangsung, apalagi selama 10 bulan terakhir setidaknya terbukti mulai banyak orang yang berpergian. Ditambah lagi Ichwan menyebutkan bawah Citilink memiliki 250 penerbangan setiap hari dengan 56 destinasi.

“Pemesan tiket dibandingkan dengan jelang Lebaran tahun lalu sudah 10% lebih tinggi dan secara data harian sudah hampir mendekati sebelum pandemi. Apalagi kami juga menyediakan beragam bundling yang memudahkan pemudik dan juga wisatawan,” kata Ichwan.

Ichwan juga mengatakan acara ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung kemajuan pariwisata di Indonesia juga bentuk kolaborasi kuat antar BUMN. Sama-sama menghidupkan kegiatan usaha masyarakat di sekitar tempat wisata.

Untuk diketahui, program BRI Citilink Online Travel Fair bisa diakses di Traveloka,tiket.com, dan website serta aplikasi Citilink.

Nyaris 99% Penduduk RI Sudah Kebal Covid, Kasus Aktif Rendah

Indonesia kembali diterpa kenaikan kasus COVID-19, kali ini diduga dipicu oleh subvarian Omicron XBB. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kasus covid – 19 selama bulan Maret ini mengalami penurunan ke titik rendah. Bahkan tingkat kesembuhan kasus juga cukup tinggi.

Hasil sero survei Kementerian Kesehatan cakupan level imunitas penduduk juga meningkat pada level yang tinggi dan proporsi penduduk yang memiliki imunitas Sarscov2 mendekati 99%

Hal ini diungkapkan Airlangga saat acara Penghargaan Penanganan Covid – 19 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2023), yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Airlangga kasus aktif nasional saat ini mencapai 3.701 per (17/3/2023) dengan akumulasi konfirmasi mencapai 6,7 juta orang. Kasus aktif terbanyak masih didominasi wilayah Jawa dan Bali 85,81% dan luar Jawa dan Bali 14,19%.

“Dan selama Maret (kasus covid) secara umum mengalami penurunan, dan kasus aktif tertinggi di regional di luar Jawa di Kalimantan,” kata Airlangga.

Kemudian tingkat kesembuhan wilayah di luar Jawa dan Bali pada rentang 96,96% – 98%.

Selain itu Airlangga juga mengatakan saat ini Indonesia masuk dalam persiapan transisi menuju era endemi, karena penurunan kasus yang juga terjadi di seluruh dunia. Bahkan tingkat imunitas penduduk Indonesia juga cukup tinggi.

“Hasil sero survei Kementerian Kesehatan cakupan level imunitas penduduk meningkat pada level yang tinggi dan proporsi penduduk yang memiliki imunitas Sarscov2 mendekati 99%. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembentukan Komite Penanganan Covid – 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional,” kata Airlangga.

 

 

 

Transaksi BRI Citilink Online Travel Fair Dipatok Rp 1,6 M

BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan setidaknya ada sekitar 2.000 transaksi atau setara Rp 1,6 miliar dalam acara BRI Citilink Online Travel Fair.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengaku optimis target tersebut bisa dicapai, mengingat pihaknya telah menyediakan sebanyak 420.000 tiket untuk acara tersebut.

“Total transaksi minimal di atas 2.000 transaksi, tapi kami harap bisa lebih dari itu,” ungkap Handayani dalam Konferensi Pers BRI Citilink Online Travel Fair di Jakarta, Senin (20/3/2023).

BRI Citilink Online Travel Fair merupakan kerja sama BRI dan Citilink yang juga melibatkan Traveloka dan Tiket.com. Ada sederet promo pembelian tiket pesawat dalam program yang berlangsung 20-26 Maret 2023 ini.

Handayani menyatakan antusiasme masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini sangat tinggi setelah terbentur pandemi sejak 2020. BRI Citilink Online Travel Fair disebut Handayani sebagai bentuk sinergi BUMN untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

“Ini merupakan sinergi antar BUMN bersama online platform untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah BRI yang ingin mudik bersama keluarga. Setelah 2 tahun pandemi tentu banyak yang sudah sangat menunggu momen ini,” jelas Handayani.

Oleh karena itu, BRI juga memberikan beragam promo menarik bagi nasabah seperti diskon hingga 80%, tambahan diskon Rp 1,5 juta, dan bagi pemilik kartu kredit BRI bisa mendapatkan cicilan dengan bunga 0% hingga 24 bulan.

Untuk diketahui, selepas pandemi penggunaan kartu kredit BRI untuk pembayaran travel meningkat dan kini berada di posisi kedua setelah Gross Risk, yaitu mencapai 8-10%.

“Pembayaran dengan Kartu Kredit BRI untuk travel berada di posisi kedua selama beberapa bulan ini. Hal ini sudah jauh meningkat karena rankingnya jatuh pada masa pandemi, sekarang kisaran 8-10% usage traveling,” rinci Handayani.

 

Sah! Beli Mobil Listrik Diskon PPN 10%, Ini Lengkapnya

Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 yang di pamerkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 di JIExpo-Kemayoran, Kamis (31/3/2022). IONIQ 5 merupakan mobil listrik yang diproduksi di pabrik Hyundai di Cikarang, Jawa Barat.  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo).

Pemerintah sedang melakukan finalisasi skema pemberian subsidi bagi mobil listrik yang mulai berlaku pada 1 April 2023 mendatang melalui program Bantuan Pemerintah dan Insentif Fiskal untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Salah satu bantuan yang diberikan adalah pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%.

“Dengan TKDN di atas 40% mengikuti program Kemenperin (Kementerian Perindustrian) diberikan insentif PPN 10% sehingga PPN yang harus dibayar hanya 1%,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kemenko Marves Jakarta, Senin (20/3/2023).

  1. Mobil atau bus listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40% dan mengikuti program Kementerian Perindustrian maka diberikan insentif PPN sebesar 10% sehingga PPN yang harus dibayar hanya 1%.
  2. Mobil atau bis listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 20-40% diberikan insentif 5% dengan demikian PPN yang harus dibayar 6%.

Adapun ketentuan TKDN yang dimaksud diatur oleh Kementerian Perindustrian.

“Secara akumulatif insentif yang diberikan dari sisi fiskal perpajakan selama perkiraan masa pemakaiannya akan mencapai 32% dari harga jual mobil listrik dan 18% harga jual motor listrik,” sebutnya.

Untuk model, Sri Mulyani menyerahkan kepada Kemenperin. Namun saat ini, Kemenperin mencatat baru ada 2 produsen mobil listrik dengan 2 produk yang bisa mengikuti program ini yaitu Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev. Keduanya telah memenuhi syarat dimana Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sudah 40%.

“Untuk model dan tipe kendaraan yang telah memenuhi syarat TKDN ditetapkan Kemenperin,” ucapnya.

Terkait dengan pembelian mobil listrik baru, dia menegaskan pemerintah akan memberikan kepada UMKM penerima KUR, BPUM dan bantuan subsidi upah serta pemnerima bantuan subsidi listrik 450-600 v.

Adapun, untuk konversi, Sri Mulyani menegaskan tidak akan ada batasan. Namun untuk pembelian kendaraan, produsen tidak diperbolehkan menaikkan harga.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap kebijakan ini mampu memberikan keuntungan bagi masyarakat memiliki kendaraan listrik dengan harga terjangkau. Tidak hanya mobil listrik tetapi juga motor listrik.

“Terima kasih dan saya harap bawa keuntungan karena bangun ekosistem. Saya harap proporsi penjualan mobil atau motor listrik bisa 10% sampai 2024. Terima kasih,” sebut Luhut.

Akan Ada Ribuan Bengkel Konversi Motor Listrik, Ini Lokasinya

Menristekdikti Mohammad Natsir membawa motor listrik menuju acara Indonesia Startup Summit di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu 10/4. Menristekdikti Mohammad Natsir menilai proyeksi positif atas masa depan Indonesia yang banyak diberikan oleh lembaga luar negeri ke Negara Indonesia. Bonus Demografi yang diprediksi Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai puncaknya pada sekitar 2030 akan mendorong peluang lahirnya startup terbaik dalam beberapa tahun kedepan.

Pemerintah mendorong konversi motor listrik selain pembelian motor baru berbasis listrik. Total anggarannya sebesar Rp 7 triliun yang Kan dibagi menjadi dua tahap, yaitu di tahun 2023 sebesar Rp 1,75 triliun untuk subsidi pembelian 200 ribu unit motor baru dan 50 ribu untuk konversi.

“Bantuan pemerintah ini disalurkan ke bengkel konversi yang sudah dapat sertifikasi dari Kemenhub, Kementerian ESDM,” ungkap Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pengembangan Industri Sektor ESDM Agus Tjahjana di kantor Kemenko Marves, Senin (20/3/2023).

Agus menambahkan saat ini saja telah tersedia 21 bengkel Kementerian Perhubungan dengan target 1.900 unit/bulan atau 22.800 unit/tahun.

“Untuk penuhi target 50.000 unit 2023,” imbuhnya.

Bengkel berperan penting dalam mendukung proyek besar ini. Salah satu aspeknya adalah kehadiran sumber daya manusia (SDM) yang andal dan bisa menunjang konversi ini. Ribuan teknisi pun akan mendapat pelatihan.

“Tahun ini akan dilatih 1.020 bengkel di 10 kota, Bandung, Semarang, Purbalingga, Surabaya, Medan, Makassar, Denpasar Mataram dan Balikpapan,” sebutnya.

Sebagai catatan secara total, pemerintah memberikan bantuan konversi dan pembelian baru dengan subsidi pembelian motor listrik sebesar Rp 7 juta per unit dan bantuan konversi Rp 1 juta per unit.