BUMN Punya 651 Objek Vital, Ada Depo Plumpang Pertamina

Menteri BUMN Erick Thohir dalam penyerahan pengelolaan Asset perkara Jiwasraya dan Asabri di Gedung Kejaksaan Agung, Senin (6/3/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan, setidaknya ada 651 objek vital nasional yang dikelola oleh BUMN. Beberapa objek vital tersebut diketahui tidak memiliki buffer zone yang memadai.

Erick merincikan, dari 651 objek vital tersebut, paling banyak dikelola oleh PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN), Pusat pembangkit listrik (PLT) milik PLN diketahui sebanyak 196.

Sementara sisanya, 111 objek vital ada di PT Pertamina, 94 di PT Pelindo, 94 di PT Telkom Indonesia, 35 dimiliki oleh PT Angkasa Pura.

Sementara 17 objek vital lainnya dimiliki oleh PT (ASDP), 34 kepunyaan PT Airnav, dan 70 objek vital dimiliki oleh BUMN lainnya.

“Dua tahun lalu kami meminta seluruh bumn untuk memetakan dan mempersiapkan panduan keamanan dan mereview lokasi ini agar ini bisa beroperasi maksimal dan bagaimana safety zonenya kepada penduduk,” ungkap Erick pada paparan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin, (20/3/2023).

Menurut data yang dihimpun BUMN, sebagian objek vital tidak memiliki zona aman yang memadai.

Contohnya, di Pabrik Petrokimia Gresik, jarak terdekat antara pabrik ke pemukiman penduduk hanya sebatas 250-310 meter. Lalu, pabrik pupuk Sriwidjaja Palembang juga hanya berjarak 400 meter dari area pemukiman penduduk.

“Sementara rata-rata internasional itu 500 meter,” ungkap Erick.

Untuk mengatasi hal tersebut, Erick meminta kepada DPR RI untuk mengkonsolidasikan penataan buffer zone ini dengan pemerintah daerah setempat.

“Ini tidak bisa kita sendiri, harus ada pemerintah daerah,” ungkap Erick.

Wacana penataan buffer zone ini buntut dari tragedi kebakaran di Depo BBM Plumpang, Jakarta Utara. Berdasarkan data Pertamina, hingga Kamis (16/03/2023), insiden ini menyebabkan 25 orang meninggal dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*