Boncos! Saham Kontraktor Nikel HILL ARB 4 Hari Beruntun

Pencatatan perdana saham PT Hillcon Tbk di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (1/3/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Saham emiten kontraktor tambang nikel PT Hillcon Tbk (HILL) tersungkur hingga batas auto reject bawah (ARB) 7% pada perdagangan Rabu (17/5/2023). Dengan ini, saham tersebut sudah ARB 4 hari beruntun.

Berdasarkan Bursa Efek Indonesia (BEI), HILL anjlok 6,92% ke Rp 2.960/saham, dengan antrean jual di harga ARB 6.382 lot atau setara dengan Rp1,89 miliar.

Penurunan hingga ARB sejak Jumat pekan lalu (12/5) membuat harga HILL turun tajam 24,30%.

Investor tampaknya melakukan aksi ambil https://37.1.221.205/ untung (profit taking) usai saham HILL reli selama 12 hari bursa beruntun sejak 14 April lalu. Selama periode ini, saham HILL berhasil terbang 160%.

Soal kinerja teranyar, laba bersih Hillcon naik 20,57% secara tahunan (yoy) menjadi Rp123,44 miliar pada kuartal I 2023.
Ini seiring pendapatan bersih perusahaan yang juga meningkat 32,60% yoy menjadi Rp930,52 miliar selama 3 bulan pertama 2023.

Informasi saja, pada 1 Maret 2023 HILL resmi melantai (listing) di bursa. Perusahaan mematok harga penawaran perdana (IPO) Rp 1.250/saham dan menawarkan sebanyak-banyaknya 442,3 juta saham baru. Jumlah itu mewakili 15% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Dalam IPO, Hillcon meraup dana segar Rp552,88 miliar.

Perolehan dana dari IPO akan digunakan untuk mendukung perkembangan bisnis entitas anak perusahaan perseroan yaitu PT Hillconjaya Sakti (HS) dengan rincian 55% untuk modal kerja terkait dengan biaya produksi penambangan, termasuk diantaranya biaya terkait bahan bakar, biaya overhead, pemeliharaan seluruh alat-alat berat.

Sisanya 45% akan digunakan untuk belanja modal yang terdiri atas pembelian alat-alat untuk mendukung kegiatan operasional HS yaitu berupa alat berat (main fleet dan supporting fleet) beserta sarana penunjang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*