Biaya Kartu Kredit RI Lebih Murah Ketimbang Visa & Mastercard

FILE PHOTO: Smartphone with Mastercard logo is seen in front of displayed stock graph in this illustration taken, July 15, 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

Bank Indonesia (BI) mempersiapkan kartu kredit domestik yang bakal diluncurkan pada April 2023 mendatang mampu menyaingi layanan yang disediakan prinsipal Internasional seperti Visa dan Mastercard.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, keunggulan utama nantinya terletak dari sisi tarif layanan yang lebih murah karena proses penyelesaian transaksinya tak lagi harus ke luar negeri seperti selama ini.

“Kita pakai dalam negeri saja, dengan demikian settlement bisa di dalam negeri dan harusnya dia bisa lebih murah karena enggak usah repot-repot ke luar negeri,” kata Erwin di Yogyakarta, seperti dikutip Senin (20/3/2023)

Kendati begitu Erwin belum merincikan perbandingan biaya transaksinya, sebab kartu kredit domestik sendiri belum diluncurkan. Namun, perbandingannya bisa berkaca pada layanan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang telah diluncurkan sejak 2018 oleh BI.

Berdasarkan penelusuran Tim Riset CNBC Indonesia Visa dan MasterCard, masing-masing mengenakan biaya transaksi sebesar 2-3%. Sementara jika menggunakan kartu berlogo GPN, biaya yang digunakan hanya 1%.

Meski demikian, Erwin menekan, keunggulan kartu kredit domestik nantinya tidak hanya terletak dari biaya transaksi saja yang lebih murah, melainkan juga dari sisi keamanan datanya karena juga telah disiapkan sistem pendeteksi fraud.

“Saat Visa Mastercard melakukan settlement yang sangat banyak itu dia punya alat yang sangat canggih, punya kemampuan yang sangat bagus untuk mendeteksi fraud dan segala macam. Itu yang juga harus dibangun, ini yang menyebabkan kartu kredit domestik tidak bisa overnight,” ujarnya.

“Kita harus bangun itu, kemampuan untuk fraud detection system diantaranya itu, sehingga terus penggunaan kartu kredit domestik itu bisa seaman seperti penggunaan kartu kredit internasional tadi,” tutur Erwin.

Sebagai informasi, negara-negara tetangga juga telah lebih dahulu menerapkan sistem kartu kredit sendiri. Wajar saja, sebab gerbang pembayaran nasional sebagai bukti kemandirian negara tersebut. Berikut negara tetangga yang sudah menerapkan sistem pembayaran sejenis GPN:

 

Malaysian Electronic Payment System (MEPS)

Ini merupakan aturan GPN di negara tetangga, Malaysia. Sistem ini dubuat untuk mengurangi iaya akibat menggunakan kartu berlogo asing seperti visa dan mastercard. Dari sisi biaya, MEPS hanya mengenakan biaya sekitar RM 0,53 lebih rendah hingga 80% dari biaya pada umumnya yang mencapai RM1-4.

 

Biaya yang lebih murah, membuat bank-bank di Malaysia tergabung dengan sistem pembayaran ini. Di sisi lain, nasabah pun jauh lebih murah mengeluarkan biaya dari setiap transaksi yang dilakukan.

Union Pay

Ini merupakan sistem pembayaran yang terintegrasi di China. Merujuk dari website sistem pembayaran tersebut, dengan menggunakan kartu berlogo Union-Pay maka biaya transaksi jadi gratis. Jika Anda berbelanja di mercant yang terintergrasi menggunakan kartu berlogo ini, maka anda tidak dikenakan biaya sama sekali.

Begitu juga, saat melakukan penarikan uang tunai di ATM baik di dalam maupun luar negeri. Union Pay tidak mengenakan biaya sama sekali. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat yang memilikinya.

Network for Electronic Transfers (NETS)

Ini juga merupakan gerbang sistem pembayaran sendiri negara tetangga yakni Singapura. Kehadiran gerbang sistem pembayaran sendiri diperlukan, mengingat Singapura merupakan financial hub di kawasan ASEAN.

Kehadiran NETS dapat membantu nasabah yang akan melakukan aktivitas transportasi, makan, berbelanja hingga membayar tagihan.

Jika masyarakat ingin berbelanja online dengan menggunakan NETS, maka hanya dikenakan fee sekitar 0,80%. Sementara jika ingin berbelanja di supermarket juga hanya dikenakan fee yang sama. Biaya ini tentu jauh lebih murah dibandingkan berbelanja dengan kartu yang berlogo Visa dan Mastercard.

Dari 3 negara yang memiliki gerbang pembayaran sendiri ini bisa kita lihat jelas bahwa dengan adanya GPN biaya transaksi yang dikenakan jauh lebih murah dibandingkan menggunakan kartu berlogo asing.

Oleh sebab itu, kehadiran GPN di Tanah Air merupakan sesuatu yang sudah tepat karena memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan harus menggunakan provider asing seperti Visa dan Mastercard.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*